Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018
Restorasi Gambut Kalimatan Barat Badan Restorasi Gambut (BRG) akan merestorasi kawasan gambut di empat wilayah Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) di Kalimantan Barat, di 2017 ini. Wilayah tersebut adalah KHG Sungai Kapuas-Sungai Simpang Kanan, KHG Sungai Landak-Sungai Mempawah, KHG Sungai Punggur Besar-Sungai Ambawang, dan KHG Sungai Ambawang-Sungai Kubu ( Aseanty Pahlevi, Mongobay, www.mongabay.co.id , [ 29 August 2018 ]). Target Restorasi Lahan Gambut di Kalbar berdasarkan keputusan Kepala Badan Restorasi Gambut Nomor SK.05/BRG/KPTS/2016 tentang penetapan peta indikatif restorasi gambut yaitu kawasan lindung 28,318 hektare, kawasan budidaya berizin 64,077 hektare, dan kawasan budidaya tidak berizin 27,239 hektar ( Aseanty Pahlevi, Mongobay, www.mongabay.co.id , [ 29 August 2018 ]) . Gambut perlu dikonservasi sebab eksploitasi gambut dikhawatirkan akan menyebabkan gambut lepas dari dasar dudukannya karena gaya isostasi. Mengingat kerugian yang besar akibat kebakaran la...
Pembangunan Poros Maritim di indonesia sukses ? Indonesia sebgagai negara kepulauan yang terbesar di dunia yang memiliki potensi untuk menjadi Poros Maritim Dunia. Poros Maritim Dunia bertujuan untuk  menjadikan Indonesia sebagai negara maritim yang besar dalam memberdayakan potensi maritim untuk mewujudkan pemerataan ekonomi Indonesia. Untuk menuju negara Poros Maritim Dunia akan meliputi pembangunan proses maritim dari aspek infrastruktur, politik, sosial-budaya, hukum, keamanan,dan ekonomi. Penegakkan kedaulatan wilayah laut NKRI, revitalisasi sektor-sektor ekonomi kelautan, penguatan dan pengembangan konektivitas maritim, rehabilitasi kerusakan lingkungan dan konservasi biodiversity, serta peningkatan kualitas dan kuantitas SDM kelautan, merupakan program-program utama dalam upaya mewujudkan Indonesia sebagai poros maritim dunia (Kementerian Komunikasi dan Informatika Republiki Indonesi, 2016). Dalam pidatonya pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-9 East Asia Summ...