KOMPAS GEOLOGI

Kompas geologi adalah alat yang digunakan dalam survei geologi untuk mengukur kedudukan dan kemiringan struktur geologi. Alat ini menggabungkan fungsi dari kompas, klinometer, dan level tangan, dan sering kali berupa tipe Brunton. Kompas ini sangat penting bagi ahli geologi untuk menentukan arah azimuth, mengukur kemiringan lereng, serta mendapatkan informasi tentang struktur geologi seperti jurus dan dip.

Bagian-Bagian Utama Kompas Geologi:


  1. "Folding" Sight (Alat Bidik Lipat): Berfungsi untuk membidik objek atau target secara akurat, terutama saat mengukur arah atau azimuth. Dengan melipat alat bidik ini, pengguna dapat mengarahkan kompas ke objek yang diinginkan dengan lebih presisi.
  2. Tutup: Melindungi bagian-bagian internal kompas dari kerusakan, debu, dan elemen eksternal lainnya saat tidak digunakan.
  3. Cermin (Cermin): Memungkinkan pengguna untuk melihat jarum kompas dan target secara bersamaan. Ini memudahkan pembacaan arah tanpa harus mengubah posisi pandang.
  4. Jendela Pandang: Jendela kecil yang digunakan untuk melihat jarum kompas dan skala derajat. Ini membantu dalam membaca nilai azimuth atau arah dengan lebih jelas.
  5. Lingkaran Pembagian Derajat: Skala yang terbagi dalam derajat (biasanya 0-360°) untuk mengukur azimuth atau arah horizontal. Lingkaran ini memungkinkan pengguna untuk menentukan arah suatu objek relatif terhadap utara magnetik.
  6. Jarum Kompas: Jarum magnetik yang selalu menunjuk ke arah utara magnetik bumi. Jarum ini digunakan sebagai referensi untuk menentukan arah atau azimuth.
  7. Tangan Penunjuk: Bagian yang berfungsi sebagai penunjuk arah.
  8. "Mata Lembu" Pengatur Hor. (Bull's Eye Level): Level gelembung berbentuk lingkaran yang digunakan untuk memastikan kompas dalam posisi horizontal saat melakukan pengukuran. Ini penting untuk memastikan akurasi pengukuran arah dan kemiringan.
  9. Klinometer: Alat untuk mengukur sudut vertikal atau kemiringan suatu bidang atau lereng. Klinometer dilengkapi dengan skala derajat dan gelembung air untuk menentukan sudut kemiringan.
  10. Lubang Pengintip: Lubang kecil yang digunakan untuk membidik target dengan lebih akurat saat melakukan pengukuran arah atau kemiringan.
  11. Putaran Pengatur/Penyetel: Tombol atau mekanisme yang digunakan untuk mengatur deklinasi magnetik (perbedaan antara utara magnetik dan utara geografis) dan mengunci jarum kompas agar tidak bergerak saat tidak digunakan.
  12. Ganjal: Bagian pengunci atau penahan yang mungkin digunakan untuk mengamankan bagian-bagian kompas atau menjaga kompas dalam posisi tertentu.
  13. Pena Penunjuk: Jarum penunjuk pada lingkaran pembagian derajat.
  14. Garis Tengah: Garis yang terletak di tengah cermin atau jendela bidik, membantu dalam membidik target dengan lebih presisi.

 

Langkah-Langkah Menggunakan Kompas Geologi:

  1. Persiapan Awal: Periksa deklinasi dan inklinasi kompas agar sesuai dengan lokasi survei. Deklinasi adalah sudut antara utara magnetis dan utara sebenarnya, sedangkan inklinasi adalah posisi jarum magnet yang harus diletakkan horizontal.
  2. Membuka Kompas: Buka kompas hingga membentuk sudut sekitar 45° dan pegang dengan tangan yang nyaman.
  3. Mengatur Posisi: Arahkan kompas ke titik yang ingin diukur melalui lubang penglihatan (sighting window). Pastikan titik tersebut sejajar dengan mata dan atur kesejajarannya dengan menggerakkan kompas ke atas atau ke bawah.
  4. Mengukur Azimuth: Putar pengatur di belakang kompas untuk menggerakkan klinometer. Bacalah angka pada skala klinometer yang menunjukkan sudut lereng.
  5. Mencatat Hasil: Catat hasil pengukuran azimuth dan kemiringan untuk analisis lebih lanjut. Pastikan semua pengukuran dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan.

Sumber :

  1. http://strikedip.blogspot.com/2016/03/kompas-geologi-dan-bagian-bagiannya.html
  2. https://www.geologinesia.com/2017/11/4-tips-cara-menggunakan-kompas-geologi.html
  3. https://geologidokterbumi.wordpress.com/2012/05/18/kompas-geologi-dan-kegunaannya/
  4. http://blog.upnyk.ac.id/aldinardian-blog/46/artikel-menggunakan-kompas-geologi
  5. https://oif.umsu.ac.id/2022/04/kompas-brunton/
  6. http://mineritysriwijaya.blogspot.com/2011/11/kompas-geologi-dan-cara-penggunaannya.html
  7. https://gotambang.wordpress.com/2018/05/30/241/
  8. https://www.scribd.com/document/451243330/Kompas-Geologi-dan-Bagiannya


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Geologi Regional Lembar Ujung Pandang

PALUNG MARIANA

Sejarah Kontur Geografi